Kenalan dengan keluarga kami
Hiruk-pikuk indah
yang terasa akrab.
Kenalan dengan keluarga bergambar dari cerita kami. Tawar-menawar dengan balita, lelucon bapak-bapak yang garing, kakek-nenek yang tak mau ketinggalan apa pun. Mungkin ada sedikit keluargamu di dalamnya.






Lily
si balita. tokoh utama. tanya saja dia.
Lily berusia tiga setengah tahun, dan dia akan memberitahumu sendiri sambil mengangkat jumlah jari yang salah. Dia mengatur segalanya di rumah dan hampir semua yang di luar rumah. Kalau ada yang dicoret, diberi nama, atau ditangisi minggu ini, kemungkinan besar pelakunya dia.
Momen kesayangan“musim panas saat dia menyebut semua serangga "si kecil" dan bersikeras agar kami berpamitan kepada mereka satu per satu.”

Becca
si ibu. yang selalu ingat.
Becca menjaga keseharian keluarga tetap berjalan sambil menyimpan semua ceritanya, biasanya bersamaan. Dialah yang pertama melihat hal-hal kecil — kata baru, jam tidur yang berubah, ekspresi Jackson yang hanya muncul pukul 6 pagi. Dia mulai menulis karena sudah lelah bilang "aku pasti ingat ini" lalu ternyata lupa.
Momen kesayangan“pertama kali Lily membalas "aku sayang ibu" tanpa diminta dulu.”

Riley
si ayah. gudangnya lelucon garing.
Riley adalah petugas gendong punggung resmi dan satu-satunya yang bisa menemukan gelas hijau. Leluconnya garing, tapi anak-anak tetap suka, yang menurutnya berarti kemenangan mutlak. Dia bersumpah akan mengingat setiap versi anak-anaknya — Kaiary jadi cadangannya, siapa tahu ingatannya meleset.
Momen kesayangan“malam saat Jackson tertidur di dadaku dan aku tidak bergerak selama dua jam supaya dia tidak terbangun.”

Jackson
si bayi. calon bos yang masih magang.
Jackson masih pendatang baru dan sibuk sekali — terutama dengan kakinya sendiri, yang tetap terasa mengejutkan setiap hari. Dia berkomunikasi lewat pekikan, senyum tanpa gigi, dan satu tatapan khusus yang artinya sebentar lagi ada huru-hara. Dia tak akan mengingat semua ini, dan justru itulah alasan seseorang menuliskannya.
Momen kesayangan“pagi saat dia tertawa untuk pertama kalinya — tanpa sebab apa pun — dan kami semua pura-pura kamilah penyebabnya.”

Nenek Jane
si nenek. selalu ikut menyaksikan, tanpa media sosial.
Nenek Jane tinggal beberapa jam perjalanan dari sini dan tak mau melewatkan apa pun. Begitulah akhirnya dia punya galeri sendiri. Dia ingat cerita tentang orang tua anak-anak ini yang, kebetulan sekali, sudah mereka lupakan. Komentarnya datang tanpa diminta, sering kali benar, dan selalu penuh sayang.
Momen kesayangan“hari saat Lily meneleponku lewat tablet hanya untuk menunjukkan batu. batunya memang bagus sekali.”
Film pendek Kaiary · Kisah si pisang
Empat bulan.
Tiga huruf n.
Satu pisang.
Film pendek tentang hal yang kamu yakin akan selalu kamu ingat. Sampai suatu hari, cara mereka mengucapkannya berubah.
Tonton filmnyaDi luar sana
Sedikit lagi dari keseharian.
Dari sudut kecil keluarga kami di internet.

Momen kecil hari ini. Kenangan seumur hidup.
Suatu hari nanti, inilah
masa indah yang dirindukan.
Mulai simpan kenangannya, satu per satu.
Unduh di App Store Khusus keluargamu. Mulai gratis.
facebook
instagram
pinterest
tiktok