• Akun tidak otomatis diwariskan ke keluarga — tunjuk kontak warisan di Apple, Google, dan Facebook sekarang.
  • Catat di mana foto Anda sebenarnya tersimpan, karena setiap aplikasi berada di bawah akun berbeda dan butuh rencananya sendiri.
  • Tulis catatan singkat yang mudah ditemukan tentang kenangan mana yang penting, siapa yang berhak menerimanya, dan di mana letaknya.
  • Simpan kenangan yang paling ingin Anda pertahankan di satu tempat pilihan, bukan hanya di balik satu kode sandi.

Sebagian besar foto keluarga sekarang tersimpan di balik satu akun milik satu orang. Praktis selama orang itu masih ada — tapi bisa jadi malapetaka kalau dia tiba-tiba tidak ada. Tanpa persiapan, sebuah kode kunci ponsel atau akun yang tak bisa dibuka siapa pun bisa mengunci rapat semua foto ulang tahun terakhir kakek, atau rekaman langkah pertama si kecil.

Tulisan ini akan menjelaskan satu per satu pengaturan yang disediakan para penyedia layanan besar, lalu bagian yang lebih sunyi dan tidak teknis: menentukan kenangan mana yang benar-benar berarti, siapa yang sebaiknya menerimanya, dan menuliskannya hitam di atas putih. Ini panduan praktis, bukan nasihat hukum, warisan, atau pajak — untuk hal-hal itu, berkonsultasilah dengan profesional yang kompeten.

Kenapa rencana warisan digital perlu disiapkan sekarang

Jawaban singkatnya: akun tidak otomatis berpindah ke keluarga Anda, dan sebagian besar memang dirancang untuk tetap terkunci. Menebak-nebak kata sandi atau membagikannya secara asal-asalan sering kali melanggar ketentuan penyedia layanan dan bisa membuat akun dibekukan. Cara yang bisa diandalkan adalah lewat fitur warisan yang memang dibuat setiap penyedia untuk situasi seperti ini.

Mulailah dengan mendaftar di mana sebenarnya foto-foto Anda tersimpan. Bagi banyak keluarga, foto tersebar di galeri ponsel, pustaka foto di cloud, aplikasi pesan, sampai lini masa media sosial. Masing-masing berada di bawah akun yang berbeda, jadi masing-masing butuh rencananya sendiri.

Atur Kontak Warisan di Apple

Kalau foto-foto Anda tersimpan di iCloud, fitur Kontak Warisan (Legacy Contact) dari Apple memungkinkan Anda menunjuk seseorang yang nantinya boleh meminta akses ke data akun Anda setelah Anda meninggal. Nama menu di Apple kadang berubah, jadi pada hari Anda mengaturnya, pastikan langkah-langkahnya di halaman dukungan resmi Apple dulu.

  1. Buka Settings, ketuk nama Anda di bagian paling atas, lalu masuk ke bagian Sign-In & Security tempat pilihan Legacy Contact muncul.
  2. Tambahkan satu orang atau lebih yang Anda percaya. Apple akan membuat kunci akses (access key) — bagikan kunci itu kepada mereka dan simpan satu salinan di tempat yang mudah Anda temukan kembali.
  3. Beri tahu kontak warisan Anda bahwa nanti mereka akan membutuhkan kunci itu ditambah salinan akta kematian Anda untuk bisa meminta datanya.

Cara ini cocok untuk siapa pun yang menyimpan foto utamanya di iPhone atau pustaka iCloud. Waktunya kira-kira sepuluh menit, dan cukup sekali saja.

Manfaatkan Inactive Account Manager dari Google

Kalau foto-foto keluarga Anda tersimpan di Google Photos atau Google Drive, ada fitur bernama Inactive Account Manager yang mengatur apa yang terjadi pada akun setelah tidak dipakai selama jangka waktu yang Anda tentukan sendiri. Sebelum mengikuti langkah di bawah, sebaiknya cek dulu nama menu yang berlaku sekarang di halaman bantuan akun Google, karena istilahnya bisa berubah.

  1. Masuk ke pengaturan Akun Google Anda, buka bagian Data & privasi, lalu cari Inactive Account Manager dan pilih Buat rencana (Make a plan).
  2. Tentukan berapa lama akun harus tidak aktif sebelum rencana ini dijalankan — biasanya beberapa bulan.
  3. Tambahkan orang-orang yang Anda percaya, pilih data mana yang boleh mereka unduh, atau minta Google untuk menghapus akun setelahnya.

Inilah alat yang tepat bagi pengguna Android dan keluarga yang hidup di ekosistem Google. Satu saran: atur jangka waktu tidak aktifnya cukup longgar, supaya misalnya masa rawat inap yang panjang tidak membuat rencana ini aktif lebih cepat dari yang Anda inginkan.

Tunjuk kontak pewaris di Facebook

Di Facebook, ada yang namanya kontak pewaris (legacy contact), yaitu orang yang bisa mengurus akun Anda setelah dijadikan akun kenangan. Tapi perlu dicatat: mereka tidak bisa membaca pesan pribadi Anda. Karena nama menu dan letaknya bisa berubah dari waktu ke waktu, sebaiknya Anda cek sendiri langkah terkininya langsung di pengaturan Facebook.

  1. Buka Pengaturan, lalu cari bagian akun kenangan atau pengaturan pewaris di dalam informasi akun dan data pribadi Anda.
  2. Pilih kontak pewaris, dan tentukan apakah orang itu boleh mengunduh salinan dari apa yang pernah Anda bagikan.
  3. Putuskan sejak sekarang: apakah Anda ingin akun dijadikan akun kenangan, atau dihapus secara permanen.

Satu hal yang perlu diingat: foto yang hanya pernah Anda unggah di lini masa media sosial sebenarnya catatan yang rapuh. Kalau sebuah album benar-benar berarti bagi Anda, simpanlah berkas aslinya di tempat yang Anda kendalikan sendiri — jangan hanya mengandalkan satu platform.

Bagian yang paling manusiawi: kenangan yang mana, dan untuk siapa

Pengaturan hanya memindahkan akun; ia tidak menentukan makna. Pekerjaan yang lebih berat sekaligus paling berharga adalah menyebutkan secara jelas: kenangan mana yang penting, dan siapa yang seharusnya menerimanya. Sepucuk catatan singkat — di mana semua tersimpan, akun mana yang memegangnya, dan siapa yang Anda ingin mewarisinya — jauh lebih berguna daripada satu tombol pengaturan mana pun.

Tulis dengan apa adanya. Sebagai contoh: "Pesan suara dari Kakek ada di aplikasi pesan; aku ingin Maya yang menyimpannya." Kalau Anda selama ini menyimpan pesan suara dan rekaman, catat juga di mana semua itu berada — panduan kami tentang cara menyimpan pesan suara membahas cara mengeluarkan suara dari ponsel sebelum nomornya hangus. Untuk merapikan satu tahun kenangan yang berserakan tanpa harus menulis ulang semuanya, lihat cara menata setahun kenangan keluarga.

Simpan kenangan yang paling berharga di satu tempat yang bisa diwariskan

Kontak warisan memang bisa membuka akses ke akun, tapi foto, catatan, dan rekaman suara Anda tetap tersebar di berbagai aplikasi yang harus dibuka satu per satu. Salah satu cara praktis adalah menyatukan kenangan yang paling penting dalam satu jurnal keluarga yang privat. Kaiary menyimpan foto, catatan tertulis, dan audio dalam satu entri, dan berbagi dengan keluarga memberi Anda kendali penuh untuk memilih siapa saja yang boleh melihat setiap kenangan selama Anda masih ada. Kaiary tidak menggantikan peran menunjuk kontak warisan pada akun-akun di atas, dan kami tidak mengklaim adanya fitur pewarisan — tapi menyimpan catatan yang paling ingin Anda lestarikan di satu tempat pilihan, dibagikan kepada orang-orang pilihan, jauh lebih mudah diteruskan daripada galeri foto yang terkunci di balik satu kata sandi. Anda bisa membaca cara kami menjaga privasi dalam janji privasi kami.

Ketersediaan berbeda-beda tergantung wilayah dan bisa berubah seiring waktu; periksa dulu detail terkini untuk negara Anda sebelum mengandalkan fitur tertentu.

Apa yang terjadi pada foto saya jika saya meninggal tanpa rencana?

Biasanya foto itu tetap terkunci di akun Anda. Penyedia layanan jarang menyerahkan data tanpa kontak warisan yang sudah ditunjuk lebih dulu, dan berbagi kata sandi secara informal bisa melanggar ketentuan mereka serta membekukan akun.

Bisakah keluarga saya langsung memakai kata sandi saya setelah saya tiada?

Itu berisiko. Banyak ketentuan penyedia melarang siapa pun selain pemilik mengakses akun, dan akun bisa ditangguhkan. Jalur yang andal adalah fitur warisan resmi yang disediakan tiap penyedia, disiapkan jauh-jauh hari.

Apakah menunjuk kontak warisan memberi akses instan?

Tidak. Apple dan Google meminta bukti seperti akta kematian dan mungkin butuh kunci akses, serta prosesnya memakan waktu. Siapkan sejak awal dan beri tahu kontak Anda apa saja yang akan mereka perlukan.